Minggu, 30 Januari 2011

Sejenak lelah berdiri,,

Seketika beban teras begitu merajam,

Segera ingin ku lepaskan ketidakinginanku tuk bertahan,

Saat itu juga , langkah kakiku tertahan disini.



Disini..

Disaat ini..

Detik ini..

Ingin ku buang semua ,

Kehampaan akan ketiadaan lagi jasadmu,

Bahkan tak sekalipun bayanganmu

Sekelebatpun tidak tampak keberadaanmu..



Ingin kuperjelas keberadaan perasaan ini,

Tapi mungkin Tuhan belum memberi jalan untuk kebersamaan kita,

Karena sampai detik ini,

Mataku masih tertutup kabut tentang dirimu,

Yang sekalipun mungkin ku miliki,

Ku tak akan bersama keabadiaan untuk memilikimu.



Saat mungkin kau rasakan hal yang sebaliknya,

Aku siap mendengarkanmu, sekalipun kau tak ingin mengatakannya.

Dan tak ingin mendengarkanku.